Melihat dinamika politik akhir-akhir ini, kecil kemungkinannya ada "PARPOL" mau mendukung beliau, kecuali sebagai CAWAPRES. Berkendaraan PARPOL baru, itu seperti numpang mobil yang lagi dirakit. Belum tentu bisa jalan saat diperlukan!
Yang paling realistis adalah maju ke PILPRES sebagai CAPRES INDEPENDENT.
Masalahnya, mampukah Kanjeng Sultan menggalang dukungan independent dari rakyat di luar "Kesultanan Yogyakarta"?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar